Kamis, 02 Juni 2011

Happy Salma Prihatin Film Esek-esek

Happy Salma mengaku prihatin terhadap generasi muda saat ini dalam memperlakukan Pancasila yang sengaja dilupakan. Termasuk di dunia film dan sinetron tanah air.

“Kalau generasi sekarang saya melihatnya agak tragis,” keluh Happy  usai membacakan teks pidato Soekarno tentang Lahirnya Pancasila saat membuka diskusi bertema 'Pancasila: Jalan Menuju Negara Paripurna' di Graha Sanusi Universitas Padjdjaran (Unpad) Bandung, Jawa Barat, Rabu (1/6/2011).

Happy melihat, generasi saat ini seperti tidak percaya diri dalam mengisi kehidupan berbangsa dan bernegara di tengah persaingan global. “Ini terjadi di bidang seni, perekonomian, kemanusiaan dan lainnya yang hanya dijalankan untuk survive saja, hanya untuk bertahan saja,” sesalnya.

Sikap tidak percaya diri bangsa ini terlihat dalam membuat film yang selalu terdapat sisipan-sisipan atau titipan yang sebenarnya tidak penting. Misalnya, fenomena film hantu tidak ada yang riil hantu.

“Hantunya jadi esek-esek atau esek-esek hantu, jadi kayak enggak punya kepribadian. Nah maksud aku mungkin itu (pancasila) sudah mulai terkikis,” ujarnya.

Termasuk di dunia sinetron sekarang. Padahal, lanjut Happy, justru yang berprestasi adalah sinetron yang mengulas tema tentang Indonesia. “Ya terbukti kan yang sukses itu kan yang tetap Indonesia,” tandasnya.

Baca Juga



Tidak ada komentar:

Posting Komentar