Kamis, 02 Juni 2011

Happy Salma Stop Main Sinetron

Happy Salma mulai mengurangi aktivitasnya di layar kaca. Salah satunya, istri dari Cokorda Bagus ini mengurangi kegiatan di dunia sinetron.

"Sinetron lagi stop dulu, karena waktunya dan memang belum ketemu yang cocok lah," katanya di Bandung, Jawa Barat, Rabu, (1/6/2011).

Dunia yang sedang digeluti Happy adalah bidang tulis menulis. Cerpen terbarunya berjudul Dari Murai Ke Sakura sudah terbit dalam sebuah buku antologi yang ditulisnya bersama Dewi Lestari, Nadia Asma, dan penulis lainnya. Buku karya Happy lainnya yang berjudul Hanya Salju dan Pisau Bantu juga sudah terbit tahun lalu. Buku ini ditulis dengan musisi Pidi Baiq.

"Cerpen  baru selesai sudah keluar bukunya. Ada banyak antologi dengan banyak teman-teman. Cerpen ini untuk HB Jassin," jelasnya.

Alasan lain kenapa Happy berhenti dulu main sinetron karena saat ini Happy sedang membuat film baru. Di film ini Happy terjun langsung menjadi produser.

"Judulnya belum bisa bilang karena masih menyusun. Tema tentang kebudayaan, ekonomi, keadilan dan kemanusiaan dengan cara yang indah dan tidak harus menggurui," urainya.

Rabu, 01 Juni 2011

Tika Putri Malah Ingin Jadi Perancang Busana

Di antara sejumlah pendatang baru, ia termasuk yang paling produktif. Setelah debut pertama di The Coffee Bean Show, kariernya melaju kencang. Dalam dua tahun, 6 layar lebar dan 2 sinetron dibintangi. Meski punya obsesi besar di dunia akting, bungsu tiga bersaudara ini tetap berambisi mewujudkan mimpi lamanya. Jadi perancang busana.

Populer dengan nama Tika Putri (19), pemilik nama lengkap Tika Putri Hastari ini mengawali perjalanannya di dunia hiburan sebagai seorang penari. Rupanya, Tika sudah tergila-gila pada kegiatan seni gerak tubuh sejak duduk di bangku sekolah.

Saat di sekolah menengah atas, Tika bahkan sempat dapat protes keras dari guru-gurunya lantaran terlalu sibuk menari. “Saking sibuknya dengan modern dance dan salsa, aku sampai sempat ketinggalan pelajaran,” cerita Tika sambil tertawa.

Namun, lewat dunia tari inilah pintu ke dunia hiburan terbuka bagi Tika. “Padahal tadinya cuma iseng. Pelatih tariku nawarin aku dan teman-teman ikut kasting sinetron yang ceritanya tentang dancer . Ramai-ramai kami kasting. Keterima, sih. Tapi sinetronnya malah enggak jadi tayang.”

Jodoh lalu mempertemukan Tika dengan Fafa, pria yang hingga kini jadi manajernya. Fafa-lah yang membawa Tika hingga berkesempatan tampil di layar kaca. The Coffee Bean Show dan Prime Time , keduanya tayang di Trans TV, adalah yang mengenalkan wajah ayu Tika. Dari sini, kesempatan Tika makin terbuka lebar. Dara berkulit putih ini bahkan dapat kesempatan emas bermain di sebuah layar lebar, berkat aktor Indra Birowo.

Dua Tahun Percobaan
Oh My God (2008) adalah film pertama Tika. Dalam OMG yang ber-genre komedi ini, Tika dipasangkan dengan presenter kocak, Ringgo Agus Rahman, dan Desta Club 80’s. Perannya sebagai sahabat Revalina S. Temat, sang bintang utama wanita, membuat Tika kebagian porsi tampil cukup banyak. “Sekitar 19 scene . Lumayan untuk ukuran pendatang baru,” tukasnya.

Namun Jagad Kali Code (JKC) lah yang benar-benar membuat Tika jatuh hati pada dunia seni peran. Film yang mengambil setting kota gudeg Yogyakarta ini berhasil memikat dan memesona dara kelahiran Jakarta, 1 November 1989 ini. “Di situ aku diberi kesempatan untuk adu akting dengan aktor-aktor senior,” kisah Tika yang mengaku menimba banyak ilmu dari para lawan mainnya.

Selain kembali dipasangkan dengan Ringgo, di JKC Tika juga beradu peran dengan sejumlah nama beken seperti Tio Pakusadewo, Ray Sahetapy, Yati Pesek dan Didhi Nini Towok. “Main dengan mereka memberiku inspirasi yang besar,” ujar Tika yang sepulang syuting dari Yogyakarta, memantapkan hati dan menemui sang bunda. “Aku ingin (serius) jadi aktris,” ujar Tika kala itu.

Terang saja keinginan Tika ini mengagetkan ibunya, Ratu Anissa Barok. Seperti ibu pada umumnya, keputusan untuk melepaskan anak gadis ke rimba dunia hiburan tentu menakutkan. Apalagi, dunia yang hendak dimasuki Tika dikenal sebagai dunia yang gemerlap dan penuh godaan.

“Ibu sempat meragukan. Namun setelah diskusi, akhirnya Ibu memutuskan ngasih aku dua tahun masa percobaan. Ha ha ha,” ujar Tika tergelak. Jadilah Tika berusaha keras membuktikan diri. Setelah Si Jago Merah (2008) dan Jagad Kali Code , berturut-turut Tika membintangi Perempuan Berkalung Sorban (2009), Queen Bee (2009) dan Ketika Cinta Bertasbih (2009).

Perannya sebagai Queenita Siregar, tokoh utama di Queen Bee , membuat nama Tika makin diperhitungkan. Untuk perannya sebagai putri seorang calon presiden ini, Tika memang mati-matian melakukan pendalaman. Karena Queenita diceritakan sudah tak lagi memiliki ibu, Tika bahkan memutuskan untuk tak menemui ibunya sendiri selama 2 bulan, demi merasakan apa yang dirasa Queenita.

“Untungnya Mama mengerti alasanku dan menghormati keseriusanku,” tutur Tika yang juga sampai berbaur kembali, bahkan menginap di rumah adik-adik kelasnya, demi merasakan kembali menjadi gadis 17 tahun. “Aku harus menyesuaikan cara berpikir, bicara, sampai berpakaian anak 17 tahun.”

Nabung Dulu
Saking seriusnya memerankan tokoh Queenita, hingga kini Tika mengaku masih terbawa sifat-sifat gadis remaja yang terkadang meledak-ledak. “Queenita itu karakternya pemarah dan sangat ekspresif, sementara aku lebih kalem. Tapi sekarang, kok, aku merasa jadi lebih spontan. Sampai orang-orang di sekitarku juga heran,” cerita Tika.Namun perubahan ini dianggap Tika sebagai sesuatu yang positif. Apalagi, sejak berperan jadi anak calon presiden, Tika juga merasa lebih melek dan peduli akan dunia politik. “Ternyata mengerti politik itu sebuah keharusan bagi kaum muda. Kita bisa membuat perbedaan dengan politik,” sebutnya.

Satu yang membuat Tika merasa dilematis, keseriusannya terhadap akting memaksanya harus berhenti sementara dari bangku sekolah. Saat kesempatan datang bertubi-tubi, Tika yang baru lulus sekolah menengah atas ini pun harus memilih. Dengan berat hati Tika pun merelakan bangku yang sudah didapatnya di sebuah universitas swasta yang cukup ternama di Jakarta.

“Lagi pula aku merasa tidak enjoy (kuliah di situ). Sepertinya, kok, terlalu dipaksakan. Akhirnya aku keluar saja,” tutur Tika yang rupanya kurang sreg dengan jurusan manajemen yang sempat diambilnya. “Aku sebenarnya pengen masuk jurusan desain. Aku ingin jadi perancang busana,” ujar Tika yang sudah lama hobi membuat sketsa baju.

“Waktu SMA, beberapa teman yang badannya enggak terlalu bagus sering minta tolong dibuatkan baju,” ungkap Tika yang saat ini tengah dipercaya merancang gaun pengantin untuk kakaknya. “Aku serius ingin jadi perancang. Aku yakin kok, suatu hari nanti bisa jadi keduanya, ya, aktris, ya, perancang. Aku cinta keduanya. Pasti bisa,” yakin Tika yang saat ini ingin menabung dulu.

“Kuliah di jurusan desain itu tidak murah. Kalaupun ingin mengambil S1, enaknya juga di luar negeri. Jadi sekarang bersabar dulu. Aku nabung dululah.”

Foto Syur Rachel Maryam Beredar?

Usai sensasi foto syur Syahrini dan adiknya, juga Nadilla Ernesta, kini muncul foto seronok mirip Rachel Maryam.

Pada foto itu, perempuan mirip Rachel terlihat duduk di kursi berwarna cokelat di ruang rapat khas gedung DPR. Perempuan berambut pendek dengan wajah mirip Rachel tertunduk seperti tengah memegang sesuatu di tangan. Bagian dada dan paha Rachel terekspos jelas.

Benarkah itu asli foto syur  Rachel Maryam? Saat dikonfirmasi okezone, Rabu (1/6/2011), janda satu anak itu membantah.

"Aku rasa enggak ada yang harus diklarifikasi deh. Semua orang juga tahu kalau itu foto editan. Hasil photoshop orang kreatif yang enggak bertanggung jawab," kata Rachel.

Rachel menyesali muncul foto mirip dirinya di internet. Beruntung, rekannya di DPR tidak menggunjingkan hal tersebut.

"Aku sangat menyesalkan kalau ada orang yang punya kreativitas dan potensi yang besar, tapi tidak disalurkan sebagaimana mestinya. Aku berharap orang-orang seperti itu sadar kalau perbuatannya dapat menyakiti dan merugikan perasaan orang lain.

Dinda Kanya Dewi Pacari Anak Band

Tak butuh waktu lama bagi Dinda Kanyadewi setelah putus cinta dari Derby Romero. Bintang sinetron Cinta Fitri itu kini pacaran dengan Dochi Sadega, personel band Pee Wee Gaskins.

"Jadian? Gue enggak tahu yah. Kita memang lagi senang-senang bareng. Istilahnya simbiolis mutualisme, gue enggak harus komitmen yang bagaimana-bagaimana. Gue sekarang yah menjalani saja," ujar Dinda malu-malu saat ditemui di acara peluncuran Pond's Natural di Grand Indonesia, Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (1/6/2011).

Bagi Dinda, status pacaran atau tidak dengan Dochi bukan hal yang penting. Apalagi mereka memang sudah sepakat tidak ada pengukuhan status kapan mulai resmi berpacaran.

"Gue enggak tahu yah. Kita memang berkomitmen untuk tidak menyebut hubungan kita itu pacar atau resmi. Sekarang untuk berhubungan lagi bareng-bareng kita sama-sama, lagi mengisi saja," kelitnya.

Artis berusia 24 tahun itu mulai tak malu-malu memuji Dochi yang dianggapnya pria cerdas. Hal itulah yang membuat Dinda merasa nyaman jika berada di dekat Dochi.

"Dia orangnya lucu dan dewasa. Dia pendengar yang baik, kritis, kreatif, pintar. Maksudnya pintar itu bisa membuat nyaman saja," pujinya.

Artis dengan Ukuran Payudara Terbesar

Yeyen Lidya ukuran bra: 34A


Farah Quinn ukuran bra: 34D

Anita Hara ukuran bra: 34D


Magdalena ukuran bra: 34E


Audy Item ukuran bra: 34E


Aura Kasih ukuran bra: 35D


Wiwid Gunawan ukuran bra: 36B

Five V ukuran bra: 36B


Kiki Amalia ukuran bra: 36C


Julia Perez ukuran bra: 36D

         

Sandra Angelia Ogah Foto Seksi

Dampak foto nyaris bugil Agni Pratistha memang dah­syat. Tidak hanya mengundang pujian dan cacian, keberanian ber­pose Agni, Putri Indo­nesia 2006 itu mengilhami ba­nyak majalah dewasa untuk men­dekati model, khususnya pe­menang kontes kecantikan agar mau berpose syur.

Hal serupa dialami Miss Indo­­nesia 2008 Sandra Angelia. Dia mengaku beberapa kali ditawari jadi model untuk ma­jalah pria dewasa. Namun karena sudah bersuami, perem­puan asal Sura­baya, Jawa Timur itu, menolak men­tah-mentah ta­waran terse­but. Menurut San­dra, majalah pria dewasa selalu memprioritas foto menjurus seronok yang me­ngundang kontroversi.

“Iya, pernah beberapa kali ditawari (majalah pria dewasa). Majalah dari Indonesia juga. Tapi aku tolak. Aku kan sudah punya suami. Entar gimana lagi,” kata Sandra, saat ditemui di Jakarta, kemarin.

Presenter berambut panjang ini menilai, budaya sosial di In­donesia masih belum terbuka untuk pose-pose sensual. Se­hingga, lanjut dia, apresiasi dari masyarakat terhadap para mo­del juga menjadi berkurang.

“Di Indonesia kan tradisinya masih kenceng banget. Masih belum terbuka untuk hal seperti itu. Nah kalau bisa, jadi model jangan sampai terbuka ba­nget­lah,” tuturnya.

Namun perempuan kela­hiran 11 Mei 1986 ini tak mau meng­hakimi jika ada mo­del yang mau mejeng di ma­­jalah pria dewasa.

Cinta Dewi Suka Cowok Bertato

Beberapa kali menjalin hubungan percintaan, aktris Cinta Dewi mengaku belum pernah mendapatkan pria yang romantis. Padahal, Dewi sangat memimpikan pendamping yang bisa membuatnya terbuai dengan tindakan dan perkataan romantis.

"Dari dulu awal pacaran sampai sekarang nggak pernah dapet yang romantis. Malahan, gue diputusin sama mantan gue yang kemarin gara-gara gue nuntut dia menjadi pria yang romantis," ujarnya kepada detikhot baru-baru ini.

Meskipun kini tak menjalin hubungan lagi, Cinta dan sang mantan kekasih masih tetap berhubungan dan berkomunikasi dengan baik. aktris berusia 20 tahun itu kini mengaku sedang dekat dengan seorang pria bule yang baru beberapa minggu dikenalnya melalui situs jejaring sosial.

"Aku sih baru deket-deket beberapa minggu ini, kita bertemen baik aja, kenalnya juga dari Facebook. Belum sempat ketemuan, karena dia juga lagi sibuk karena ada jadwal show di beberapa negara," ungkapnya dengan malu-malu.

Kendala Cinta Dewi bersahabat dengan bule adalah dari segi bahasa. Masalahnya, ia mengaku tidak begitu bisa berbahasa inggris. Justru dengan seringnya berkomunikasi semakin membuat ia untuk bisa terus belajar bahasa Inggris.

"Untuk lucu-lucuan aja, biar sekalian bisa belajar bahasa Inggris," jelas wanita yang hobi dugem itu.

Meskipun kini masih berstatus sebagai sahabat, Cinta Dewi mengaku sangat mengidolakan sosok pria bule tersebut. Terlebih ia memiliki tato disekujur tubuhnya.

"Gue suka banget sama pria bertato, soalnya seksi banget," beber wanita kelahiran 29 Maret 1991 itu.

Pria bule yang sedang dekat dengan bintang 'Menculik Miyabi' itu adalah seorang anak band. Meski image yang melekat pada diri anak band adalah playboy, ia tak begitu menghiraukan akan hal tersebut.

"Setahu gue kalo bule itu juga romantis yah, dan dia bisa lebih menghargai wanita ketimbang orang Indonesia sendiri. Kenapa alasan gue mengidolakan bule, yah karena romantisnya itu," bebernya dengan terbuka.

Pemilik nama lengkap Siti Dewi Rahmawati itu pun memiliki kriteria yang akan ia jadikan suaminya kelak. Ia sangat berharap mendapatkan sosok pria yang tinggi dan tidak terlalu putih, hidung mancung, dan yang paling utama adalah tetap harus romantis.

"Salah satu contoh ringannya aja, gue pengen pas gue bangun tidur dia udah kirim bunga disamping gue. Candle light dinner berdua di pinggir pantai," beber Cinta berkeinginan menikah pada usia 22 tahun dan tepat di tanggal 11-12-13.